Joker123

Selamat pagi sobat pecinta liga Champions, kali ini ada info sepakbola dari sana, Ya ada Hasil Liga Champions 2014 tadi malam yang menampilkan laga antara Real Madrid vs Liverpool dengan Skor 1-0 untuk kemenangan El Real.

Tercatat kalau Real Madrid berhasil meraih kemenangantipis 1-0 kontra Liverpool digelaran matchday 4 Liga Champions, hari Rabu (05/11) dini hari tadi WiB, pertandingan yang dihelat di Estadio Santiago Bernabeu itu penuh dengan ketegangan. Dengan mendapat kemenangannya kali ini, Real Madrid sudah bisa dipastikanakan lolos ke babak 16 besarwalaupun memang masih ada dua laga yang harus dijalani.

Gol tunggal Madrid dicetak oleh Karim Benzema di menit 27 laga tadi malam, Membuat memantapkan diri untuk Los Blancos dalam rangka mengamankan tiga poin.

Dan saat ini El Real berada di pemuncak klasemen grup B dengan catatan mengoleksi 12 poin dimilikinya. Sementara itu sang tamu Liverpool masih harus puas berada di peringkat ke 3 klasemen dengan tercatat tiga poindikantonginya, Sekian news sepakbola dari Liga Champions tadi malam 5 November 2014 ya kawan, semoga menambah info sepakbola bagi kalian semua yang hoby bola.



Selamat jam makan siang par penggila bola, Pertandingan penuh gengsi bakal terjadi nanti, disaat Persib Bandung kontra Arema Cronus didalam laga semi final Indonesia Super League (ISL) 2014 yang rencananya akan dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, pada sore ini atau Selasa (4/11). Ini merupakan duel dua tim papan atas yang mapan dan dihuni oleh banyak bintang.

Seperti kita ketahui teman, kedua kesebelasan mempunyai skuat yang meyakinkan dan pastinya menjadi favorit untuk meraih gelar juara ISL atau dikasta sepakbola tertinggi di tanah air Indonesia untuk musim ini. Tentunya, laga sore nanti bukan sekedar masalah taktik ataupun teknik yang disiapkan di lapangan yang bisa menentukan.Akan tetapi, mental bermain dari para penggawa kedua tim pun harus dipersiapkan ya pastinya.

Menilik lebih dalam, beritabola-18 mencoba untuk mengulas beberapa kemungkinan duel yang akan terjadi dari sejumlah pilar penting yang dimiliki oleh kedua skuat di laga sore nanti:

TEROR TIGA BOMBER HAUS GOL

Sepanjang babak penyisihan grup maupun babak delapan besar, Arema sukses menorehkan prestasi yang tidak bisa dilampaui klub lain. Prestasi tersebut adalah tampil sebagai klub paling banyak menjebol gawang lawan. Khusus di babak delapan besar, anak asuh Suharno sukses menggelontorkan 14 gol ke gawang rival mereka. 14 gol hasil kreasi Samsul Arif dan kawan-kawan ini adalah yang terbaik di antara kontestan lainnya.
Arema memang memiliki barisan penyerang kelas wahid untuk ukuran ISL. Nama seperti Alberto Goncalves, Cristian Gonzales, dan Samsul Arif merupakan jaminan mutu bagi ketajaman lini depan Singo Edan. Tak percaya? tengok saja perolehan gol ketiganya. Samsul memimpin dengan koleksi 16 gol, disusul Gonzales dengan catatan 15 gol, sementara Beto mampu mencetak 11 gol. Ketajaman para penyerang Arema ini akan menjadi teror utama bagi gawang Persib yang dikawal I Made Wirawan.

LINI TENGAH MAKIN SOLID

Sempat tampil kurang stabil pascapulih dari cedera, kini Ahmad Bustomi mulai tampil konsisten. Kembali apiknya performa Bustomi semakin melengkapi kekuatan lini tengah Arema. Bersama Gustavo Lopez dan Juan Revi, kapten tim Arema tersebut akan menjadi kekuatan sentral di lini tengah Arema.

Kombinasi tiga pemain tersebut akan membuat lini tengah Arema tampil solid. Juan Revi bertugas mematahkan setiap serangan Persib, serta menjaga ketat Makan Konate. Bustomi bertugas sebagai pengatur ritme permainan dan distributor bola. Sementara itu, Gustavo akan menjadi pelayan bagi trio Samsul-Gonzales-Beto.

DUKUNGAN PENUH SUPORTER
Pemindahan venue pertandingan dari Stadion Utama Gelora Bung Karno ke Stadion Jakabaring rupanya tak membuat semangat Aremania mengendur. Aremania dipastikan akan tetap membirukan salah satu sisi tribun di Stadion Jakabaring, meskipun jarak antara Malang ke Palembang cukup jauh.
Dukungan Aremania ini tentu akan menjadi tambahan tenaga ekstra bagi para penggawa Singo Edan. Victor Iqbonefo dan kawan-kawan tentu tidak ingin melihat Aremania yang sudah mendukung kecewa. Kemenangan adalah ganjaran yang pantas diberikan bagi Aremania yang rela melakukan perjalanan jarak jauh dari Malang ke Palembang.

PENGARUH IWAN BUDIANTO

Semenjak gelaran babak delapan besar Indonesia Super Liga (ISL) selain jajaran pelatih, ada satu sosok sentral yang selalu berada di bench saat Arema sedang bertanding. Dia tak pernah absen baik saat laga kandang maupun kandang. Sosok tersebut adalah sang chief executive officer (CEO) Arema Cronus, Iwan Budianto.

Pengaruh kehadiran Iwan sangat krusial bagi skuad Singo Edan pada musim ini. Tak sekadar CEO, Iwan adalah motivator ulung yang bisa melipatgandakan semangat juang Ahmad Bustomi dan kawan-kawan. Tuah kehadiran Iwan di antaranya adalah saat Arema membantai Persipura 3-0 di kandang, serta menahan Semen Padang di Stadion H. Agus Salim dengan skor 2-2, 29 Oktober lalu.

MOTIVASI BERLIPAT TAKLUKKAN PERSIB
Hanya satu tim yang belum pernah dikalahkan oleh Arema sepanjang kompetisi ISL musim ini, yaitu Persib. Dalam dua kesempatan duel di musim ini, tak sekalipun Arema mampu mengalahkan Persib. Arema hanya mampu menahan Persib 2-2 di kandang, dan menelan kekalahan 3-2 saat bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat.
Nah, Arema tentu sangat bernafsu mematahkan catatan belum pernah menang lawan Persib. Kemenangan pada laga ini akan bermakna ganda bagi skuat Singo Edan. Selain menghapus catatan minor atas Maung Bandung di musim ini, kemenangan juga akan mengantar Arema ke final ISL 2014

Demikian prediksi yang dikutip dari goal dot com, semoga saja tim yang kita banggakan bisa menang sore ini di dalam laga semi final isl 2014, entah kamu pendukung Persib atau Aremania sejati, yang penting bisa damai dan tidak anarkis kalau tim kalian kalah ya, demi kemajuan sepakbola Indonesia ya kawan. sekian breaking news sepakbola siang ini.

Kali ini ada hasil pertandingan Liga Italia 5-11-201, Antara Lazio vs Cagliari Skor 4-2 Pertandingan Tadi Malam. Ada Lazioyang sukses menggapai hasil sempurna saat menjamu Cagliari dalam lanjutan Liga Italia Serie A yang diangsungkan pada hari Selasa (04/11) dini hari tadi. Bermain di hadapan para pendukungnya, Lazio sukses menggunduli tim tamu dengan skor meyakinkan 4-2.

Dengan hasil kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Lazio naik ke posisi kelima klasemen sementara dikancah Liga Italia, sementara Cagliari sendiri harusrela turun ke posisi 16 Serie A.

Di berjalannya babak pertama, Lazio tampak sudah langsung menguasai jalannya pertandingan. Saat laga baru berumur 7 menit, Stefano Mauri langsung sukses menjebol gawang Cagliari usai memanfaatkan bola yang mantul dari tendangan sudut.

Lazio terus-terusan saja menekan sektor belakang Cagliari dan bertanding dengan lebih percaya diri. Striker gaek seperti Miroslav Klose bahkan mampu mencetak dua gol dalam rentang waktu hanya satu menit. Kerja sama yang apik dan umpan manis Lulic yang sukses disambut sundulan Klose. Skor jadi 2-0 untuk Lazio.

Sekira satu menit berlalu, Lazio mengandalkan serangan balik cepat setelah mendapat bola karena kesalahan pemain Cagliari, tiga penyerang langsung mengarah ke kota penalti, kembali Lulic yang menjadi asist gol Lazio kali ini.

Puas dengan keunggul 3 gol, menjadikan tuan rumah makin menguasai pertandingan dan terus menekan pertahan tamunya. Namun sampai turun minum berlaku, skor tetap tidak berubah dipapan skor.

Di jalannya babak kedua, Lazio ternayata masih saja menguasai jalannya pertandingan dan terus memberikan tekanan kepada Cagliari. Lain halnya bagi Cagliari, Mereka hanya memanfaatkan serang balik saja, dan lebih dikonsisten untuk mengamankan di lini belakang, tidak mau kebobolan lebih banyak sepertinya.

Tak mau diperdaya begitu saja, Cagliari pun bisa menipiskan kekalahannya melalui satu gol pada menit ke- 48 setelah Edson Braafheid melakukan gol bunuh diri. Dimana sebuah bola liar dari tendangan sudut tersentuhan dengan badang Braafheid dan tidak bisa diantisipasi Marchetti.

Cagliari kemudian berhasil menggandakan golnya pada menit ke-84 melalui Joao Pedro yang memanfaatkan assist Simone Benedetti. Namun itu tidak berlangsung lama, Enderson memastikan kemenangan Lazio dengan mencetak gol di saat tambahan waktu berjalan. Gol Ederson pun otomatis menjadi penutup laga dan sekaligus mengantarkan Lazio menang telaak 4-2, sekian berita bola terkini dari Serie A, semangat pagi.

Info sepakbola pagi ini ada berita dari PSSI soal Pelatih Indra Sjafri, Setelah dinilai gagal memenuhi target yang diberikan oleh PSSI kepada INdra Sjafri di Piala Asia 2014 kemarin, Akhirnya PSSI memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Pelatih Indra Sjafri, Namun PSSI pun akan membantu Indra untuk menambah ilmu kepelatihannya supaya lebih baik dikemudian hari.

“Tentu kita akan membantunya (Indra Sjafri) dalam rangka menambah ilmu kepelatihannya” terang Ktum PSSI Djohar Arifin Husin Setelah beliau bertemu Menpora Imam Nahrawi DI Kemenpora Jakarta pada hari senin kemarin

Status Indra Sjafri sendiri menjadi pelatih Timnas Garuda Jaya dipatenkan didalam sebuah rapat Komite Eksekutif PSSI yang digelar di Hotel Sultan Jakarta,pada hari Minggu (2 November/2014). Hal ini diputuskan lantaran pelatih lahiran Pesisir Selatan, Sumatra Barat itu dinyatakan telah gagal memenuhi target yang diembannya.

Padahal memang tidak semudah itu, Target apa sebenarnya yang diberikan oleh PSSI pada ajang Piala Asia 2014 di Myanmar? Ternyata adalah bisa masuk semifinal. Namun sayangnya, Evan Dimas dan teman-teman tidak sukses lolos dari penyisihan grup. Gagalnya timnas muda tersebut juga memupus harapan timnas lolos ke ajang bergengsi Piala Dunia U-20 di Selandia Baru pada tahun yang akan datang.

Djohar juga menambahkannya, dengan keluarnya Indra, pasti ada kekosongan di bagian pelatih Timnas Indonesia U-19, Untuk itu pihaknya akan berusaha secepatnya untuk mencari pengganti Indra Sjafri.Tindakan itu dilakukan supaya persiapan dari timnas untuk menghadapi kejuaraan internasional akan terasa lebih mudah.

“Rencananya sih akan memakai jasa pelatih asing. Tetapi sampai saat ini belum ditetapkan,” ungkap mantan Staf Ahli Kemenpora tersebut.

Konon, Sebelum menetapkan seorang pelatih Timnas Indonesia U-19, PSSI terlebih dahulu akan menunjuk seorang Direktur Teknis yang akan membantu mempersiapkan tim maupun pelatih. Menurut Informasi yang beredar, calon Direktur Teknis tersebut berasal dari Belanda.

Soal pemain Timnas Indonesia U-19 yang ikut Piala Asia kemarin, Djohar menegaskan jika jasanya akan tetap digunakan. Sesuai dengan rencana, Evan Dimas dan kawan-kawan dipersiapkan untuk tampil di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Sementara itu dilain pihak, Indra Sjafri menegaskan tidak kecewa menyoal dengan keputusan dari PSSI. Pihaknya menngklaim, selama menangani Timnas Indonesia U-19 sudah berusaha keras memberikan semua kemampuan terbaiknya. Hasilnya pun empat prestasi sudah dicatat yaitu dua kali juara HKFA, jadi juara Piala AFF 2013 dan bisa lolos ke Piala Asia 2014.

“Saya puas sudah mengabdi kepada bangsa dan negara. Kalau tidak dibutuhkan lagi, saya tidak masalah,” ungkap Indra saat dikonfirmasi.

Info sepakbola dari Jakarta – PSSI mengakhiri kerja samanya dengan pelatih Indra Sjafri setelah pelatih asal Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat tersebut gagal meraih target saat membawa Timnas Indonesia U-19 pada gelaran Piala Asia U-19 di Myanmar beberapa waktu yang lalu.

“Setelah Timnas U-19 tidak mampu lolos ke babak selanjutnya, maka pelatih dan official tim juga berhenti,” itu menurut Sekjen PSSI Joko Driyono di Jakarta, Minggu malam.

Jika saja Timnas Garuda Jaya sukses merealisaikan targetnya yaitu bisa masuk empat besar Piala Asia 2014 dan akhirnya bisa tampil di Piala Dunia U-20 di Selandia Baru tahun depan, kerja sama dengan pelatih  Indra Sjafri tentunya akan terus dilangsungkan.

Walaupun sudah memutuskan masa depan Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19, Joko Driyono hingga saat ini belum menentukan untuk calon pengganti Indra. Pemilihan pelatih, kata dia, baru akan diputuskan dimana setelah posisi Direktur Teknissudah terisi.

“Kami berharap posisi Direktur Teknis sudah ada Desember nanti. Selanjutnya akan mendampingi PSSI untuk menentukan pelatih baru,” kata Joko menambahkan.

Meski posisi pelatih akan digantikan, Namun pemain Timnas Indonesia U-19 yang turun di Piala Asia 2014 lalu kemungkinan besar kalau jasanya akan kembali dipakai. Rencananya pemain muda ini akan difokuskan untuk menghadapai SEA Games 2017 dan Asian Games 2018 mendatang.

Cerita yang berbeda dialami oleh pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso. Pelatih asal Malang ini ternyata masih dipercaya oleh PSSI salasatunya untuk mengarsiteki Timnas Garuda Muda terutama untuk menghadapi SEA Games 2015 di Singapura nanti.

Cumannya, tidak lanjut akan kerja sama teersebut tergantung dari kemauan dariAji Santoso sendiri. Saat ini PSSI masih menunggu kesanggupan dari mantan pelatih Persebaya Surabaya meski pelatih berusia 44 tahun ini dincar salah satu klub Indonesia Super League (ISL) yaitu Persija Jakarta. (*)