Indonesia Vs Timor Leste - Indonesia Vs Timor Leste

Indonesia Vs Timor Leste

Indonesia Vs Timor Leste – Jakarta – Berita bola terkini dari Tim Nasional Senior Indonesia yang berhasil mempermalukan Timor Leste dengan skor telak 4-0 dalam laga persahabatan yang dilakukan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Selasa malam tadi.

Dari pantuan beritabola, laga pada menit-menit awal pertandingan, Timnas Indonesia kelihatan seperti mendapat tekanan dari timnas Timor Leste.
Umpan-umpan yang diperagakan oleh anak asuh Alfred Riedl terlihat tidak terarah. Meski memang tidak berlangsung lama. Lantaran begitu memasuki menit ke-6 serangan Indonesia mulai menunjukan misinya.
Evan Dimas yang dipercaya menjadi jenderal lapangan tengah mulai bisa mengontrol bola dengan baik. Dan menggelontorkan umpan-umpan matang baik ke sisi kanan dan kiri sayap dari timnas Indonesia.
Keadaan tersebut ternyata membuahkan hasil setelah pada menit ke-10 umpan lambung dari Zulham Zamrun sukses di konversikan menjadi gol oleh pemain naturalisasi Indonesia.
Sergio Van Dijk berhasil memecah kebuntuan lini depan Indonesia dengan menjebol gawang Timor Leste yang dijaga oleh Ramos S. Ribeiro.
Berawal dari gol Sergio Timnas Indonesia terus melakukan serangan. Kesempatan emas datang dari Evan Dimas di menit ke 35. Saat ia sendiri berhadapan dengan penjaga gawang Ramos.
Namun tendangan keras Evan berhasil dimentahkan oleh Ramos.
Sesekali terlihat Timor Leste melakukan penyerangan balik. Namun tertahan di kaki Fachruddin yang menjadi penjaga pertahanan tim Garuda Indonesia.
Memasuki menit ke 40, lagi-lagi umpan matang Zulkifli berhasil ditanduk oleh Zulham sehingga mengumbah kedudukan menjadi 2-0.
Memasuki menit-menit akhir babak pertama.
Lagi-lagi umpan manis Zulkifli ke kaki Evan Dimas, berhasil dimanfaatkan. Tendangan Evan, tepat berada di pojok kanan gawang. Untuk ketiga kalinya ramos harus memunggut bola dari gawangnya, dan Skor bertahan hingga turun minum.
Begitu masuk babak kedua, Riedl pun berujicoba pelurunya dengan mengantikan dua pemain sekaligus. Dengan menarik keluar manahati Lestusen dan Rizki Ramdhani, kemudian memasukan Ahmad Bustomi dan Bayu Gatra ke arena laga.
Dengan dimasukkan 2 penggawa tersebut, ternyata hjasilnya tidak memuaskan atau tak menambah daya dobrak timnas Indonesia. Justru sebaliknya pada menit ke 48 Fachruddin terpaksa menjatuhkan kapten timnas Patrick Fabiano di luar kotak 16.
Dan sayangnya tendangan bebas yang diambil oleh Patrick sendiri tidak menghasilkan gol bagi Indonesia. Memasuki menit ke 64 Riedl sepertinya masih belum puas dengan hasil anak asuhnya.
Dan kembali menarik keluar kapten timnas U 19 yakni Evan Dimas dan Sergio serta memasukan Christian Gonzales dan Samsul Arif untuk menambah daya dobrak.
Ternyata percobaan pelatih Indonesia tersebut membuahkan hasil pada menit ke 66. Kerja sama ciamik antara Bayu Gatra dengan Samsul Arif sukses membuat samsul mencatatkan namanya di monitor skor.
Indonesia pun tercatat unggul 4-0. Pelatih Timor Leste Antonio Carlos Viera berusaha menganti beberapa penggawanya. Akan tetapi sampai peluit babak kedua ditiup wasit. Skor tidak berubah masih tetap sama 4-0 untuk kemenangan Indonesia.

Bek Persib Supardi

Bek Persib Supardi Yakin Berdaptasi DiTimnas

Bek Persib Supardi Yakin Berdaptasi DiTimnas — Setelah selesai merayakan dan pesta atas keberhasilan mereka dalam menjuarai Indonesia Super League 2014 pekan kemarin, Kini delapan pemain Persib Bandung sudah sampai di Jakarta guna mengikuti pemusatan latihan yang di mulai dari hari ini, Selasa (11/11/14).

Seperti dikutip dari goal dot com, Delapan pemain tersebut ada diantarany seperti Supardi, Achmad Jufriyanto, M Ridwan, Hariono, Tony Sucipto, Firman Utina, Ferdinand Sinaga dan I Made Wirawan. Mereka pun hanya akan menonton laga antara Indonesia dan Timor Leste di (GBK) Stadion Gelora Bung Karno.

Karena mereka baru saja menjalani laga Final ISL, makanya belum dimainkan seperti keterangan tim pelatih timnas berikut ini “Kalau untuk langsung bermain pasti mereka masih lelah,” kata Wolfgang Pikal, asisten pelatih tim Merah Putih.

Pada pelatnas akhir yang akan diikuti dua laga uji coba melawan Timor dan Suriah, Alfred Riedl memanggil skuat bayangan Piala AFF 2014 yang dihuni 35 pemain. Dan nama tersebut bakal menyusut menjadi 22 ditambah satu pemain.

Meski Pelatnas kali ini belum pernah diikuti pemain terpilih secara lengkap. Dikarenakan ISL yang baru saja usai pekan lalu, dan banyak pemain timnas. Yang masih membela klubnya masing-masing sejak babak delapan besar ISL berlanjut.

Menilik situasi seperti itu, bek kanan Persib, Supardi. Yakin para rekannya sesama pemain skuat Maung Bandung. Tak akan merasa kesulitan untuk beradaptasi di bawah besutan pelatih Alfred Riedl dan pemain timnas lainnya.

“Kami ini kan boleh dibilang pemain langganan/lama di timnas, yang mana notabene adalah pemain-pemain yang cukup sering dipanggil timnas. Jadi aku piker sih, tidak ada kesulitan untuk beradaptasi,” ungkap Supardi yang sudah mengemas 17 gol tersebut.

“Memang pelatnas kali ini buka-tutup buka-tutup, tapi Insha Allah kita bisa terus beradaptasi,” tambahnya. Sekian berita bola terkini hari ini, ikuti terus berita bola selanjutnya ya teman.

Semoga artikel yang kami buat ini dapat bermanfaat untuk kalian semua. Terima Kasih 🙂

Jakarta —   ,Selamat pagi kali ini ada info sepakbola dari tanah air, dimana Aji Santoso yang akhirnya meneruskan kebersamaan dengan Timnas Indonesia U-23 yang tugas perdananya menyiaapkan tim untuk mengikuti SEA Games 2015 yang akan digelar di Singapura.

Nah, Dengan adanya keputusan tersebut, Maka pelatih asal Malang Jawa Timur itu,, sangat emungkin  tidak akan menerima pinangan dari klub asal Ibu Kota, yakni Persija, demi menangani Tim Macan Kemayoran dalam keikutsertaannya di Indonesia Super League (ISL) musim 2014/2015.

“Saya sudah memutuskan untuk terus bersama timnas,” terang Aji Santoso disaat dikonfirmasi dari Jakarta, hari Rabu kemarin.

Bekas Coach Persebaya Surabaya tersebut lagi-lagi akan mendapatkan tugas cukup berat. Dengan hanya menyisakan waktu sekitar enam bulan saja, bayangkan cuma 6 bulan lagi kawan, Aji dituntut untuk bisa menyiapkan tim terbaik demi meraih hasil positif pada kejuaraan dua tahunan tersebut.

Demi mempersiapkan skuad terbaik, terang Aji, dirinya akan segera melakukan koordinasi dengan pihak dari Badan Tim Nasional (BTN) demi memaparkan program yang akan dijalani mulai dari pemusatan latihan demi menggembleng anak asuhnya sampai kepada rencana pertandingan atau laga uji coba. Sesuai dengan rencana, pertemuan dilakukan pada tanggal 14 November mendatang.

“Untuk pemusatan latihan, rencananya mulai Desember. Ada sekitar 30 sampai 40 pemain yang akan kami panggil. Sistemnya keluar-masuk,” kata mantan pemain timnas itu.

Menurut mantan asisten pelatih dari timnas Indonesia U-23 pada SEA Games 2013 tersebut menegaskan, demi mendapatkan pemain terbaik, pihaknya akan segera melakukan komunikasi dengan klub. Rekomendasi dari pelatih klub juga sangat dibutuhkan.

Sewaktu melatih timnas, Aji Santoso bersama dengan pelatih kondang yaitu Rahmad Darmawan mampu menyumbangkan medali perak di SEA Games 2013. Setelah itu, mampu membawa timnas masuk 16 besar pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan,  beberapa waktu yang lalu.sekian info bola kali ini, src : antara



Selamat jam makan siang par penggila bola, Pertandingan penuh gengsi bakal terjadi nanti, disaat Persib Bandung kontra Arema Cronus didalam laga semi final Indonesia Super League (ISL) 2014 yang rencananya akan dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, pada sore ini atau Selasa (4/11). Ini merupakan duel dua tim papan atas yang mapan dan dihuni oleh banyak bintang.

Seperti kita ketahui teman, kedua kesebelasan mempunyai skuat yang meyakinkan dan pastinya menjadi favorit untuk meraih gelar juara ISL atau dikasta sepakbola tertinggi di tanah air Indonesia untuk musim ini. Tentunya, laga sore nanti bukan sekedar masalah taktik ataupun teknik yang disiapkan di lapangan yang bisa menentukan.Akan tetapi, mental bermain dari para penggawa kedua tim pun harus dipersiapkan ya pastinya.

Menilik lebih dalam, beritabola-18 mencoba untuk mengulas beberapa kemungkinan duel yang akan terjadi dari sejumlah pilar penting yang dimiliki oleh kedua skuat di laga sore nanti:

TEROR TIGA BOMBER HAUS GOL

Sepanjang babak penyisihan grup maupun babak delapan besar, Arema sukses menorehkan prestasi yang tidak bisa dilampaui klub lain. Prestasi tersebut adalah tampil sebagai klub paling banyak menjebol gawang lawan. Khusus di babak delapan besar, anak asuh Suharno sukses menggelontorkan 14 gol ke gawang rival mereka. 14 gol hasil kreasi Samsul Arif dan kawan-kawan ini adalah yang terbaik di antara kontestan lainnya.
Arema memang memiliki barisan penyerang kelas wahid untuk ukuran ISL. Nama seperti Alberto Goncalves, Cristian Gonzales, dan Samsul Arif merupakan jaminan mutu bagi ketajaman lini depan Singo Edan. Tak percaya? tengok saja perolehan gol ketiganya. Samsul memimpin dengan koleksi 16 gol, disusul Gonzales dengan catatan 15 gol, sementara Beto mampu mencetak 11 gol. Ketajaman para penyerang Arema ini akan menjadi teror utama bagi gawang Persib yang dikawal I Made Wirawan.

LINI TENGAH MAKIN SOLID

Sempat tampil kurang stabil pascapulih dari cedera, kini Ahmad Bustomi mulai tampil konsisten. Kembali apiknya performa Bustomi semakin melengkapi kekuatan lini tengah Arema. Bersama Gustavo Lopez dan Juan Revi, kapten tim Arema tersebut akan menjadi kekuatan sentral di lini tengah Arema.

Kombinasi tiga pemain tersebut akan membuat lini tengah Arema tampil solid. Juan Revi bertugas mematahkan setiap serangan Persib, serta menjaga ketat Makan Konate. Bustomi bertugas sebagai pengatur ritme permainan dan distributor bola. Sementara itu, Gustavo akan menjadi pelayan bagi trio Samsul-Gonzales-Beto.

DUKUNGAN PENUH SUPORTER
Pemindahan venue pertandingan dari Stadion Utama Gelora Bung Karno ke Stadion Jakabaring rupanya tak membuat semangat Aremania mengendur. Aremania dipastikan akan tetap membirukan salah satu sisi tribun di Stadion Jakabaring, meskipun jarak antara Malang ke Palembang cukup jauh.
Dukungan Aremania ini tentu akan menjadi tambahan tenaga ekstra bagi para penggawa Singo Edan. Victor Iqbonefo dan kawan-kawan tentu tidak ingin melihat Aremania yang sudah mendukung kecewa. Kemenangan adalah ganjaran yang pantas diberikan bagi Aremania yang rela melakukan perjalanan jarak jauh dari Malang ke Palembang.

PENGARUH IWAN BUDIANTO

Semenjak gelaran babak delapan besar Indonesia Super Liga (ISL) selain jajaran pelatih, ada satu sosok sentral yang selalu berada di bench saat Arema sedang bertanding. Dia tak pernah absen baik saat laga kandang maupun kandang. Sosok tersebut adalah sang chief executive officer (CEO) Arema Cronus, Iwan Budianto.

Pengaruh kehadiran Iwan sangat krusial bagi skuad Singo Edan pada musim ini. Tak sekadar CEO, Iwan adalah motivator ulung yang bisa melipatgandakan semangat juang Ahmad Bustomi dan kawan-kawan. Tuah kehadiran Iwan di antaranya adalah saat Arema membantai Persipura 3-0 di kandang, serta menahan Semen Padang di Stadion H. Agus Salim dengan skor 2-2, 29 Oktober lalu.

MOTIVASI BERLIPAT TAKLUKKAN PERSIB
Hanya satu tim yang belum pernah dikalahkan oleh Arema sepanjang kompetisi ISL musim ini, yaitu Persib. Dalam dua kesempatan duel di musim ini, tak sekalipun Arema mampu mengalahkan Persib. Arema hanya mampu menahan Persib 2-2 di kandang, dan menelan kekalahan 3-2 saat bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat.
Nah, Arema tentu sangat bernafsu mematahkan catatan belum pernah menang lawan Persib. Kemenangan pada laga ini akan bermakna ganda bagi skuat Singo Edan. Selain menghapus catatan minor atas Maung Bandung di musim ini, kemenangan juga akan mengantar Arema ke final ISL 2014

Demikian prediksi yang dikutip dari goal dot com, semoga saja tim yang kita banggakan bisa menang sore ini di dalam laga semi final isl 2014, entah kamu pendukung Persib atau Aremania sejati, yang penting bisa damai dan tidak anarkis kalau tim kalian kalah ya, demi kemajuan sepakbola Indonesia ya kawan. sekian breaking news sepakbola siang ini.

Info sepakbola pagi ini ada berita dari PSSI soal Pelatih Indra Sjafri, Setelah dinilai gagal memenuhi target yang diberikan oleh PSSI kepada INdra Sjafri di Piala Asia 2014 kemarin, Akhirnya PSSI memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Pelatih Indra Sjafri, Namun PSSI pun akan membantu Indra untuk menambah ilmu kepelatihannya supaya lebih baik dikemudian hari.

“Tentu kita akan membantunya (Indra Sjafri) dalam rangka menambah ilmu kepelatihannya” terang Ktum PSSI Djohar Arifin Husin Setelah beliau bertemu Menpora Imam Nahrawi DI Kemenpora Jakarta pada hari senin kemarin

Status Indra Sjafri sendiri menjadi pelatih Timnas Garuda Jaya dipatenkan didalam sebuah rapat Komite Eksekutif PSSI yang digelar di Hotel Sultan Jakarta,pada hari Minggu (2 November/2014). Hal ini diputuskan lantaran pelatih lahiran Pesisir Selatan, Sumatra Barat itu dinyatakan telah gagal memenuhi target yang diembannya.

Padahal memang tidak semudah itu, Target apa sebenarnya yang diberikan oleh PSSI pada ajang Piala Asia 2014 di Myanmar? Ternyata adalah bisa masuk semifinal. Namun sayangnya, Evan Dimas dan teman-teman tidak sukses lolos dari penyisihan grup. Gagalnya timnas muda tersebut juga memupus harapan timnas lolos ke ajang bergengsi Piala Dunia U-20 di Selandia Baru pada tahun yang akan datang.

Djohar juga menambahkannya, dengan keluarnya Indra, pasti ada kekosongan di bagian pelatih Timnas Indonesia U-19, Untuk itu pihaknya akan berusaha secepatnya untuk mencari pengganti Indra Sjafri.Tindakan itu dilakukan supaya persiapan dari timnas untuk menghadapi kejuaraan internasional akan terasa lebih mudah.

“Rencananya sih akan memakai jasa pelatih asing. Tetapi sampai saat ini belum ditetapkan,” ungkap mantan Staf Ahli Kemenpora tersebut.

Konon, Sebelum menetapkan seorang pelatih Timnas Indonesia U-19, PSSI terlebih dahulu akan menunjuk seorang Direktur Teknis yang akan membantu mempersiapkan tim maupun pelatih. Menurut Informasi yang beredar, calon Direktur Teknis tersebut berasal dari Belanda.

Soal pemain Timnas Indonesia U-19 yang ikut Piala Asia kemarin, Djohar menegaskan jika jasanya akan tetap digunakan. Sesuai dengan rencana, Evan Dimas dan kawan-kawan dipersiapkan untuk tampil di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Sementara itu dilain pihak, Indra Sjafri menegaskan tidak kecewa menyoal dengan keputusan dari PSSI. Pihaknya menngklaim, selama menangani Timnas Indonesia U-19 sudah berusaha keras memberikan semua kemampuan terbaiknya. Hasilnya pun empat prestasi sudah dicatat yaitu dua kali juara HKFA, jadi juara Piala AFF 2013 dan bisa lolos ke Piala Asia 2014.

“Saya puas sudah mengabdi kepada bangsa dan negara. Kalau tidak dibutuhkan lagi, saya tidak masalah,” ungkap Indra saat dikonfirmasi.