Berita sepakbola kali pagi ini mencoba menyambangi timnas Italia, Dimana ada nama besar Andrea Pirlo yang kembali masuk daftar skuat Italia untuk menjali dua laga babak kualifikasi Euro 2016 melawan Azerbaijan dan juga Malta untuk menggantikan posisi pemain dari AC Milan yaitu Giacomo Bonaventura.

Seperti diketahui kala gelandang gaek Juventus yang telah berusia 35 tahun tersebut semula tak berada di dalam daftar nama yang di seleksi diawal pembentukan tim, namun dipanggil pelatih Antonio Conte setelah kabarnya Bonaventura terpaksa harus rela meninggalkan kamp latihan Gli Azzurri dikarenakanmengalami cedera paha.

Sekedar info kalau Pirlo sebelumnya sudah menyatakan pensiun dari arena sepakbola internasional pada Juni yang lalu, setelah gagalnya skuat Italia di perhelatan Piala Dunia 2014, tapi nampaknya Pirlo berubah pikiran setelah Conte yang notabene adalah mantan bosnya di Juventus, didapuk sebagai manager Cesare Prandelli.

“Pelatih Antonio Conte telah memanggil gelandang Juventus Andrea Pirlo, yang kembali ke tim nasional tiga bulan setelah penampilan terakhirnya dalam seragam biru di Piala Dunia. Dia akan tiba di pusat latihan Coverciano malam ini,” seperti ini rilis resmi dari federasi sepakbola Itali (FIGC).

Setiap pemain pasti ingin membela tim nasionalnya, begitupun dengan pirlo, mungkin, sebagai info klau Pirlo sejauh ini sudah mengumpulkan 112 cap untuk Italia dan juga telah membukukan sedikitnya 13 gol.

Bosan dengan jadwal pertandingan dan klasemen, kali ini kita cari info seputar sepakbola lainnya, yang akali ini datang dari Ibrahimovic, Di sekian banyak pelatih yang pernah menggembleng dirinya selama ini, Zlatan Ibrahimovic membanggakkan nama Jose Mourinho sebagai seorang pelatih yang paling cerdas.

Seperti diketahui kalau pemain dan pelatih yang masing-masing sekarang ini sedang berkiprah bersama Paris Saint-Germain (Ibra) dan Chelsea (Mou) itu pernah sama-sama ada dibawah panji FC Internazionale pada musim 2008/09, di mana Ibra kala itu mampu merebut gelar topskor Serie A sekaligus membantu tim memenangkan gelar scudetto.

Meskipun kebersamaannya hanya sebatas satu musim bersama Mourinho, namun, periode bekerja dengan Mou rupanya meninggalkan kesan mendalam bagi penyerang jangkung Ibracadabra.

“Mourinho seorang yang cerdas. Dia tak memperlakukan setiap orang dengan cara yang sama. Dia mengerti bagaimana memperlakukan orang-orang sebagai individu untuk mengeluarkan 100 persen kemampuan dalam diri mereka,” ungkap pemain timnas Swedia itu kepada The Guardian.

“Dia pelatih paling cerdas yang pernah bekerja dengan saya dalam caranya untuk mendekati para pemain asuhannya dan ‘memanipulasi dengan kata yang kuat — membuat kami sangat bersemangat. Tidak ada keraguan tentang tersebut.” tutup Ibra.

Dan kali ini Mourinho kembali ke Chelsea, terbukti sudah omongan Ibra, kini Chelsea ada dipuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan poin sempurnanya, meninggalkan klub besar lainnya di london. src :goal
  • 1
  • 2