Kali ini ada hasil pertandingan Liga Italia 5-11-201, Antara Lazio vs Cagliari Skor 4-2 Pertandingan Tadi Malam. Ada Lazioyang sukses menggapai hasil sempurna saat menjamu Cagliari dalam lanjutan Liga Italia Serie A yang diangsungkan pada hari Selasa (04/11) dini hari tadi. Bermain di hadapan para pendukungnya, Lazio sukses menggunduli tim tamu dengan skor meyakinkan 4-2.

Dengan hasil kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Lazio naik ke posisi kelima klasemen sementara dikancah Liga Italia, sementara Cagliari sendiri harusrela turun ke posisi 16 Serie A.

Di berjalannya babak pertama, Lazio tampak sudah langsung menguasai jalannya pertandingan. Saat laga baru berumur 7 menit, Stefano Mauri langsung sukses menjebol gawang Cagliari usai memanfaatkan bola yang mantul dari tendangan sudut.

Lazio terus-terusan saja menekan sektor belakang Cagliari dan bertanding dengan lebih percaya diri. Striker gaek seperti Miroslav Klose bahkan mampu mencetak dua gol dalam rentang waktu hanya satu menit. Kerja sama yang apik dan umpan manis Lulic yang sukses disambut sundulan Klose. Skor jadi 2-0 untuk Lazio.

Sekira satu menit berlalu, Lazio mengandalkan serangan balik cepat setelah mendapat bola karena kesalahan pemain Cagliari, tiga penyerang langsung mengarah ke kota penalti, kembali Lulic yang menjadi asist gol Lazio kali ini.

Puas dengan keunggul 3 gol, menjadikan tuan rumah makin menguasai pertandingan dan terus menekan pertahan tamunya. Namun sampai turun minum berlaku, skor tetap tidak berubah dipapan skor.

Di jalannya babak kedua, Lazio ternayata masih saja menguasai jalannya pertandingan dan terus memberikan tekanan kepada Cagliari. Lain halnya bagi Cagliari, Mereka hanya memanfaatkan serang balik saja, dan lebih dikonsisten untuk mengamankan di lini belakang, tidak mau kebobolan lebih banyak sepertinya.

Tak mau diperdaya begitu saja, Cagliari pun bisa menipiskan kekalahannya melalui satu gol pada menit ke- 48 setelah Edson Braafheid melakukan gol bunuh diri. Dimana sebuah bola liar dari tendangan sudut tersentuhan dengan badang Braafheid dan tidak bisa diantisipasi Marchetti.

Cagliari kemudian berhasil menggandakan golnya pada menit ke-84 melalui Joao Pedro yang memanfaatkan assist Simone Benedetti. Namun itu tidak berlangsung lama, Enderson memastikan kemenangan Lazio dengan mencetak gol di saat tambahan waktu berjalan. Gol Ederson pun otomatis menjadi penutup laga dan sekaligus mengantarkan Lazio menang telaak 4-2, sekian berita bola terkini dari Serie A, semangat pagi.

Info sepakbola pagi ini ada berita dari PSSI soal Pelatih Indra Sjafri, Setelah dinilai gagal memenuhi target yang diberikan oleh PSSI kepada INdra Sjafri di Piala Asia 2014 kemarin, Akhirnya PSSI memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Pelatih Indra Sjafri, Namun PSSI pun akan membantu Indra untuk menambah ilmu kepelatihannya supaya lebih baik dikemudian hari.

“Tentu kita akan membantunya (Indra Sjafri) dalam rangka menambah ilmu kepelatihannya” terang Ktum PSSI Djohar Arifin Husin Setelah beliau bertemu Menpora Imam Nahrawi DI Kemenpora Jakarta pada hari senin kemarin

Status Indra Sjafri sendiri menjadi pelatih Timnas Garuda Jaya dipatenkan didalam sebuah rapat Komite Eksekutif PSSI yang digelar di Hotel Sultan Jakarta,pada hari Minggu (2 November/2014). Hal ini diputuskan lantaran pelatih lahiran Pesisir Selatan, Sumatra Barat itu dinyatakan telah gagal memenuhi target yang diembannya.

Padahal memang tidak semudah itu, Target apa sebenarnya yang diberikan oleh PSSI pada ajang Piala Asia 2014 di Myanmar? Ternyata adalah bisa masuk semifinal. Namun sayangnya, Evan Dimas dan teman-teman tidak sukses lolos dari penyisihan grup. Gagalnya timnas muda tersebut juga memupus harapan timnas lolos ke ajang bergengsi Piala Dunia U-20 di Selandia Baru pada tahun yang akan datang.

Djohar juga menambahkannya, dengan keluarnya Indra, pasti ada kekosongan di bagian pelatih Timnas Indonesia U-19, Untuk itu pihaknya akan berusaha secepatnya untuk mencari pengganti Indra Sjafri.Tindakan itu dilakukan supaya persiapan dari timnas untuk menghadapi kejuaraan internasional akan terasa lebih mudah.

“Rencananya sih akan memakai jasa pelatih asing. Tetapi sampai saat ini belum ditetapkan,” ungkap mantan Staf Ahli Kemenpora tersebut.

Konon, Sebelum menetapkan seorang pelatih Timnas Indonesia U-19, PSSI terlebih dahulu akan menunjuk seorang Direktur Teknis yang akan membantu mempersiapkan tim maupun pelatih. Menurut Informasi yang beredar, calon Direktur Teknis tersebut berasal dari Belanda.

Soal pemain Timnas Indonesia U-19 yang ikut Piala Asia kemarin, Djohar menegaskan jika jasanya akan tetap digunakan. Sesuai dengan rencana, Evan Dimas dan kawan-kawan dipersiapkan untuk tampil di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Sementara itu dilain pihak, Indra Sjafri menegaskan tidak kecewa menyoal dengan keputusan dari PSSI. Pihaknya menngklaim, selama menangani Timnas Indonesia U-19 sudah berusaha keras memberikan semua kemampuan terbaiknya. Hasilnya pun empat prestasi sudah dicatat yaitu dua kali juara HKFA, jadi juara Piala AFF 2013 dan bisa lolos ke Piala Asia 2014.

“Saya puas sudah mengabdi kepada bangsa dan negara. Kalau tidak dibutuhkan lagi, saya tidak masalah,” ungkap Indra saat dikonfirmasi.

Info sepakbola dari Jakarta – PSSI mengakhiri kerja samanya dengan pelatih Indra Sjafri setelah pelatih asal Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat tersebut gagal meraih target saat membawa Timnas Indonesia U-19 pada gelaran Piala Asia U-19 di Myanmar beberapa waktu yang lalu.

“Setelah Timnas U-19 tidak mampu lolos ke babak selanjutnya, maka pelatih dan official tim juga berhenti,” itu menurut Sekjen PSSI Joko Driyono di Jakarta, Minggu malam.

Jika saja Timnas Garuda Jaya sukses merealisaikan targetnya yaitu bisa masuk empat besar Piala Asia 2014 dan akhirnya bisa tampil di Piala Dunia U-20 di Selandia Baru tahun depan, kerja sama dengan pelatih  Indra Sjafri tentunya akan terus dilangsungkan.

Walaupun sudah memutuskan masa depan Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19, Joko Driyono hingga saat ini belum menentukan untuk calon pengganti Indra. Pemilihan pelatih, kata dia, baru akan diputuskan dimana setelah posisi Direktur Teknissudah terisi.

“Kami berharap posisi Direktur Teknis sudah ada Desember nanti. Selanjutnya akan mendampingi PSSI untuk menentukan pelatih baru,” kata Joko menambahkan.

Meski posisi pelatih akan digantikan, Namun pemain Timnas Indonesia U-19 yang turun di Piala Asia 2014 lalu kemungkinan besar kalau jasanya akan kembali dipakai. Rencananya pemain muda ini akan difokuskan untuk menghadapai SEA Games 2017 dan Asian Games 2018 mendatang.

Cerita yang berbeda dialami oleh pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso. Pelatih asal Malang ini ternyata masih dipercaya oleh PSSI salasatunya untuk mengarsiteki Timnas Garuda Muda terutama untuk menghadapi SEA Games 2015 di Singapura nanti.

Cumannya, tidak lanjut akan kerja sama teersebut tergantung dari kemauan dariAji Santoso sendiri. Saat ini PSSI masih menunggu kesanggupan dari mantan pelatih Persebaya Surabaya meski pelatih berusia 44 tahun ini dincar salah satu klub Indonesia Super League (ISL) yaitu Persija Jakarta. (*)

Hasil pertandingan derbi anatar Manchester City Vs Manchester United tadi malam yang dimenangkan City dengan hanya satu gol, pertandingan penuh gengsi ini sukses dimenangkan tuan rumah dalam laga derbi Manchester di Etihad Stadium, Minggu malam ini.

Satu-satunya gol yang tercipta di cetak oleh Sergio Aguero pada menit ke 63, Hasil ini tentu merugika MU, setelah pekan kemarin di tahan imbang 1-1 oleh Chelsea.

Sekian breaking news sepakbola pagi ini, selamat beraktifitas para penggila sepakbola

Info sepakbola kali ini datang dari Liga Inggris tadi malam 3  November 2014, Dimana ada hasil pertandingan Tottenham vs Aston Villa malam tadi, Meskipun sempat tertinggal lebih dulu, Akhirnya Tottenham Hotspurs bisa menang 2-1 atas Aston Villa yang harus puas bermain dengan hanya sepuluh orang pemain saja di Villa Park, Pada hari Minggu, (2/11/2014).

Bentake nyaris saja membuat skuat Aston Villa memimpin kalau saja bola hasil umpan silang Cissokho tidak mentok di tiang gawang,pada menit 13 laga itu.

Akan tetapi tidak lama kemudian para suporter tim tuan rumah bergemuruh seperti lebah ,pasalnya bola tendangan Andreas Weimann sukses memperdaya kipper Lloris. Gol Weimann setelah mendapat asis dari N’Zogbia menit 16.

Sudah pasti Tottenham tidak mau pulang tanpa hasil, Mereka mencoba menyamakan keadaan dengan sebuah tendangan bebas yang dilesahkan Eriksen di areal kotak penalti Villa. Sayangnya tendangan itu mengarah kearah Chadli, Dan tetapi bisa ditangkap oleh Guzan.

Laga berjalan sampai ke menit 27 Adebayor berhadapan one by one dengan kipper Villa yaitu Guzan setelah bisa melewati Vlaar. Namun Guzan mampu memblok tendangan yang dilepaskannya.

Kedua kesebelasan mempraktekkan umpan-umpan cepat dijalannya babak pertama.

Tidak mau tertinggal begitu saja, Pochettino pun menarik Eriksen dan menggantikannya dengan Erik Lamela pada menit 46.

Bentake kembali membawa bola ke posisi berbahaya, tetapi pemain bertahan Villa mampu mencurinya dan membalas untuk menyerang.

Pada menit 65 Benteke pun dihadiahi katu merah langsung oleh sang wasit. Situasi di stadion pun tak ayal jadi memanas di Villa Park karena Benteke mengangkat tangannya kemudian banyak pemain mengitari si wasit. Lamela kemudian memprotesnya. Setelah itu wasit Neil Swarbrick mengeluarkan kartu merah dari sakunya, malang bagi Villa tentunya.

Unggul jumlah pemain menguntungkan tim tamu, Akhirnya Chadli mampu memecah kebuntuan Tottenham dengan menjebloskan bola penyeimbang skor ke gawang yang dijaga oleh Guzan, Dimana sebelumnya sukses menerima sepak pojok Erik Lamela pada menit 85 laga tadi malam.

Tak lama setelah gol itu, Cissohko membawa sikulit bundar dari tengah lapangan, dan sampai berhadapan dengan Lloris, tetapi sayanya tendangannya melebar dari mulut gawang.

Hingga laga pun menyisakan beberpa menit saja skor masih sama, Hingga akhirnya Harry Kane menggandakan keunggulan Tottenham lewat tendangan bebasnya. Bola tendangan dari Kane itu sebelumya membentur pemain Villa sebelum akhirnya masuk ke gawng Guzan.

Hingga pluit panjang berbunyi, Tottenham sukses menundukan Aston Villa dengan skor 2-1.

kalau TercatatAston Villa hanya mampu menguasai 40 persen jalannya pertandingan, sementara Tottenham meraih 60 persen. Dengan catatan tendangan ke ara gawang 12 berbanding 14 untuk keunggulan Tottenham. sekian berita sepak bola tadi malam 3 November 2014, semoga ada yang baca ya.

Berikut ini adalah susunan pemain kedua kesebelasan seperti dilansir dari goal.com.

Aston Villa formasi (4-3-3): Guzan; Cissokho (Bent), Baker, Cleverley, Westwood, Sanchez; Weimann, Vlaar, Lowton;, Benteke, N’Zogbia (Agbonlahor).

Pelatih : Paul Lambert

Tottenham Hotspur, formasi (4-4-2): Lloris; Naughton, Kaboul, Rose; Eriksen (Lamela), Vertonghen,Capoue (Townsend), Mason, Chadli; Soldado. Adebayor,

Pelatih : Mauricio Pochettino